Hanya pria miskin yang membenci wanita matre.
Pria kaya tidak membenci wanita matre.
Pria kaya hanya menghindari wanita matre dan tidak menikahi wanita matre.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Hanya pria miskin yang membenci wanita matre.
Pria kaya tidak membenci wanita matre.
Pria kaya hanya menghindari wanita matre dan tidak menikahi wanita matre.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Untuk para laki-laki dimanapun berada.
Kalo kalian kenalan atau ta'aruf dengan wanita sudah cerai sampai dua kali. Cerai hidup sampai dua kali. Maka coba kalian cari tau di mana keberadaan mantan suami nya. Kemungkinan besar itu wanita banyak masalah dengan pernikahan sebelumnya.
Bukan cuma banyak masalah, lebih tepat nya banyak bikin masalah dan banyak cari masalah. Sebelum kalian terlanjur nikah, lebih baik cari tau dulu siapa dan di mana mantan suami nya, lalu cari info yang jelas dan lengkap dari mantan suami nya itu.
Jangan gampang percaya dengan wanita yang katanya sudah hijrah, sudah belajar agama, sudah berhijab syar'i. Bukannya menghina, tapi masih banyak orang yang tampilan nya agamis tapi kelakuan kayak iblis.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Jangan mau menikah dengan cewek yang minta dianggap wajar jika dia ngomong kasar dan berbuat kasar.
Itu namanya cewek nggak bener. Itu cewek nggak waras.
Masa perkataan kasar minta dianggap wajar?
Masa perbuatan kasar minta dianggap wajar?
Dia berkata dan berbuat kasar, minta di maklumi dan dianggap wajar.
Kalau orang lain yang berkata dan berbuat kasar kepada dia, eh dia nggak terima.
Hati-hati ya dengan cewek macam itu.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Jangan menikah dengan cewek yang menyuruh kamu melunasi utang-utang nya.
Apapun alasan atau dalih nya, kalau ujung-ujung nya kamu harus melunasi sesuatu yang sifatnya materi, maka kamu jangan mau.
Lebih baik mundur dan cari cewek lain.
Soalnya masih ada cewek yang mau diajak nikah oleh cowok, kalau si cowok mah melunasi utang si cewek
Padahal utang si cewek sudah ada dari sebelum nikah sama si cowok.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Untuk para laki-laki
Jangan mau kalo kamu nikah, tapi disuruh bayarin utang nya si wanita.
Masa si wanita yang Utang di masa lalu, kok malah nyuruh suami di masa kini yang bayarin???
Enak aja. Emangnya si suami itu percetakan uang???
Untuk para laki-laki, hati-hati ya dengan wanita macam itu.
Ditulis oleh: Afrian Rahardyaning Pangestu
Ada wanita yang ketika ta'aruf, dia ngasih syarat begini :
"Aku mau nikah sama kamu, asalkan kamu mau lunasin utang aku ke mantan suami aku."
Atau syarat seperti ini :
" Ini kan aku ada rumah, bikin bareng mantan suami.
Kalo kamu mau tinggal di sini, kamu harus bayarin separuh nya. Kalo harga full nya 300 juta.
Kamu cukup bayarin separuh nya aja yaitu 150 juta. Boleh cicil tiap bulan 1 juta atau 500 ribu.
Kalo kamu bayarin 150 juta, aku mau nikah sama kamu."
Nah jika kalian para laki-laki bertemu dengan wanita yang ngasih syarat seperti di atas, maka lebih baik anda tinggalkan saja wanita itu.
Itu contoh wanita yang gak tulus nikah dengan anda.
Itu adalah wanita yang mau nikah dengan laki-laki demi ngarepin duit.
Masa nikah tapi nyuruh bayarin utang???
Masa nikah, tapi nyuruh bayarin rumah nya??? Apalagi kalo ujung2nya sertifikat masih atas nama si wanita.
Nanti yang ada kita ditendang oleh si wanita ketika kita udah keluar uang banyak.
Hati-hati ya para laki-laki..
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Jangan menikah dengan wanita yang setiap perbuatan nya harus di maklumi dan di normalisasi.
Contoh : saya pernah nikah dengan wanita sebut saja namanya SH.
SH itu adalah tipe wanita yang setiap perkataan dan perbuatan nya harus di maklumi dan di anggap normal oleh saya bahkan orang-orang terdekat nya.
Jadi, kalau si SH itu berkata kasar, ngamuk, teriak-teriak, mukul suami nya, maka menurut si SH, semua itu hal wajar dan gak boleh di salahin.
Tapi, giliran orang lain yang marah kepada dia, mukul dia, ngamuk ke dia, marah ke dia, malah dianggap buruk dan jahat.
Coba pake akal sehat dan nurani kalian.
Si SH ini aneh. Dia egois. Perbuatan buruk dia ke orang lain, harus di maklumi, dianggap wajar dan normal.
Giliran perbuatan buruk orang lain kepada dia, langsung dianggap buruk, jahat, bahkan diserang habis-habisan.
Orang gila itu si SH.
Saya pernah hidup dengan wanita gila macam itu. Alhamdulillah saya bisa lepas dari dia.
Hati-hati ya untuk para laki-laki yang sedang berkenalan dengan wanita inisial SH, anda harus cari saya. Semoga tulisan ini bisa anda baca.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Menurut saya, ilmu yang berkah itu ada 2 :
1. Ilmu yang membuat kita takut kepada Allah.
2. Ilmu yang membuat kita menghargai manusia secara tulus.
Kalo kita ngaku berilmu, tapi 2 hal itu atau salah satu nya tidak ada pada diri kita, maka dipertanyakan keberkahan ilmu kita.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Untuk para laki-laki jomblo di manapun berada.
Jika kalian berkenalan dengan seorang wanita.
Lalu wanita itu berkata begini :
" aku mau nikah sama kamu, asalkan kamu mau melunasi utang aku."
Saran saya, lebih baik kalian cari wanita lain.
Jangan kalian menikahi wanita yang berharap supaya kamu melunasi utangnya.
Utang dia sebelum nikah dengan kamu adalah tanggung jawab dia yang harus melunasi.
Kurang ajar banget kalau si wanita itu menyuruh suami nya untuk melunasi utang nya, padahal itu utang sudah ada dari si wanita belum menikah dengan suami nya.
Hati-hati dengan wanita seperti itu.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Orang berkata : gapapa nikah telat, yang penting dapet orang yang tepat.
Saya : gimana kalo sebaliknya. Udah nikah telat, eh dapet orang yang gak tepat?
Dunia ini gak sepenuhnya sesuai pikiran kita lho, Bung.
Ditulis oleh: Afrian Rahardyaning Pangestu
Cinta itu satu paket dengan tanggung jawab.
Kalau belum siap bertanggung jawab, maka jangan gaya-gaya an ngomong cinta dan jangan sok-sok an mau nikah.
Yang namanya tanggung jawab itu tidak harus sudah kaya, tidak harus gaji besar, tidak harus bisa memuaskan hasrat istrk untuk belanja online, tidak harus dituntut melampaui kemampuan, dan tidak harus suami dituntut untuk melunasi utang istri yang sudah ada dari sebelum nikah.
Tanggung jawab itu adalah siap membiayai kebutuhan hidup mulai dari makan, pakaian, dan tempat tinggal. Selain itu, harus siap membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan kita. Jangan sampai semuanya dibebankan ke istri.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Jangan membanding-bandingkan anak kita dengan anak orang lain.
Sebab, anak orang lain belum tentu lebih baik daripada anak kita.
Selain itu, anak kita belum tentu lebih buruk daripada anak orang lain.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Laki-laki selama umur masih di bawah 30 tahun, apalagi masih di bawah 20 tahun, maka nggak usah mikirin cewek dan nggak usah ngejar-ngejar cewek.
Karena cewek akan selalu ada. Mulai dari cewek baik sampe cewek gak baik.
Tapi kalau peluang ibadah, kesempatan belajar, usia muda, kesehatan, semangat, kesempatan karir, dan peluang bisnis, itulah yang tidak selalu ada.
Makanya rugi banget kalo ada laki-laki usia di bawah 20 tahun atau laki-laki usia 20 an, tapi galau, stres, depresi, tekanan batin gara-gara pacaran atau ditolak gebetan atau putus pacaran atau pura-pura kuat di hadapan pacar padahal rapuh atau sibuk nongkrong gak jelas.
Tolong jangan menyia-nyiakan usia muda.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Salah satu tujuan menikah adalah untuk menjaga pandangan.
Lantas jika ada laki-laki yang sudah menikah, tapi masih tidak bisa menjaga pandangan, apakah dia harus nikah lagi?
Ya nggak dong. 😄😄😄
Laki-laki yang matanya masih suka ngeliatin cewek lain yang bukan mahrom, seharusnya jangan dulu menikah.
Sembuhkan dulu penyakit nya, baru bisa nikah.
Sebab jika penyakitnya belum disembuhkan, walaupun sudah punya 100 istri, maka dia akan tetap suka ngeliatin cewek lain.
Jangan menjadi laki-laki murahan.
Jangan menjadi laki-laki miskin komitmen.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para laki-laki di manapun berada.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Kenapa para ulama zaman dulu tau hebat-hebat, padahal mereka tidak sekolah formal seperti sekarang?
Karena mereka menuntut ilmu dalam keadaan ikhlas. Kalau anak-anak sekarang pada nuntut ilmu, tapi ngerasa angkuh. Ngerasa udah bayar SPP, lalu berani kurang aja ke guru nya.
Astaghfirullah.
Ditulis oleh : Afrian Rahardyaning Pangestu
Saya punya murid. Secara akademis dia bisa dibilang lumayan pintar.
Tapi orang nya aneh. Kalau jalan itu matanya melotot terus. Tidak bisa mengontrol emosi nya. Suka meledek orang tapi giliran di ledek balik, dia marah-marah bahkan ngamuk. Orangnya kebanyakan diam. Bukan karena mengamalkan hadist : "berkata-kata yang baik atau diam."
Tapi karena dia secara komunikasi nya kurang. Lafal bicara nya gak jelas. Tapi giliran urusan emosi, marah, ngamuk, banting-banting barang, wah dia nomor satu. Giliran dia ditegur karena sikap nya, maka dia menjawab:
"Saya emang udah kayak begini dari lahir. Gak bisa berubah."
Nah manusia semacam ini, kepintaran nya gak berguna. Kenapa? Karena dia gak bisa mengontrol diri nya sendiri.
Buat apa pintar otak nya, bagus nilai akademis nya, tapi lemah berkomunikasi, tidak bisa mengontrol emosi nya, dan menjadi manusia toxic untuk teman-teman nya?
Semoga tulisan ini bisa dipahami ya. Supaya ke depan nya kita sebagai manusia jangan menjadikan kepintaran akademis sebagai raja yang menentukan hidup manusia. No !!!! Pintar akademis tapi kelakuan nya bengis, ya kepintaran nya terkikis.
By : Afrian Rahardyaning Pangestu
Punya murid yang pintar tapi kurang ajar dan gak sopan, itu rasanya menyebalkan.
Apalagi punya murid yang bodoh sekaligus kurang ajar, gak sopan, gak cakep pula orangnya. Wah itu super duper menyebalkan.
Kenapa begitu? Karena sebagai guru, saya pernah mengalaminya. Saya punya murid yang bodoh, setiap belajar selalu malas, selalu tidur, kebanyakan plonga-plongo, nilai ujian selalu jelek, bahkan sudah SMP kelas 2 tapi gak hafal perkalian, tapi aneh nya malah angkuh, kurang ajar, dan tidak sopan. Anak nya juga (maaf) gak cakep. Gendut banget. Bahkan bisa dibilang dia itu obesitas.
Saya sih gak marah ke anak itu, walau pernah saya tegur beberapa kali tapi tidak ada perubahan. Biarin aja. Toh yang rugi itu dia kok.
😄😄😄😄😄